Kamis, 17 April 2025

LEMBAR PENGESAHAN

LEMBAR PENGESAHAN

Dulu, setelah berlarut-larut menikmati status sebagai mahasiswa UGM, aktivis Gelanggang, dan pegiat Sanggar Shalahuddin, akhirnya saya bisa lulus dari jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra UGM. Menulis skripsi (bukan tesis) itu berat, tidak gampang, karena butuh energi khusus dan konsentrasi penuh. Uangel tenaan. Konon itu memang resiko jadi aktivis.

Saya meneliti naskah drama Perahu Retak karya Emha Ainun Nadjib, Tinjauan Strukturalisme Genetik. Sebelumnya, saya selama 2 tahun berusaha meneliti naskah Lautan Jilbab, tapi gagal dan buntu sampai di bab 2. Mungkin karena emosi saya terlalu terlibat dengan naskah itu gara-gara mementaskan teater Lautan Jilbab yang kami jalani bersama Sanggar Shalahuddin. Menyadari 'selak tuwa', keburu tua, akhirnya saya putuskan ganti objek penelitian, yakni naskah drama Perahu Retak, karya Cak Nun juga.

Singkat cerita, saya berhasil mempertahankan skripsi yang saya tulis dengan mesin ketik selama 3 bulan itu di depan tiga dosen penguji, yakni Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo, Dr. Imran T. Abdullah, dan Drs. Supriyadi. Alhamdulillaah dapat nilai A. Lumayan....

Proses selanjutnya, saya harus merevisi beberapa halaman yang ada salah ketik. Atas kebaikan sahabat, Erwin namanya, saya dipinjami komputer XT dan printer Epson LX....(lupa tipenya) untuk menulis ulang dengan program WS. Jadi ngirit gak perlu tip-ex dan hemat kertas hvs.

Proses berikutnya memfotokopi dan menjilid skripsi itu 4 eksemplar di foto copy Prima depan Mirota Kampus Bulaksumur. Kenapa harus 4 eks? Karena harus diserahkan ke jurusan 1, ke perpus Fakultas 1, ke Perpus Cak Nun 1, dan dokumen saya sendiri 1 eks.

Tapi jangan lupa, skripsi itu belum sah alias belum legal bila belum ada tanda tangan para penguji di lembar pengesahan. Maka, finishing proses selanjutnya adalah berburu tanda tangan para dosen penguji. Beruntung 3 dosenku waktu itu selalu stay di kampus, jarang tugas keluar. Jadinya mudah kuminta tanda tangan mereka.

Clear sudah. Aku pun bisa ikut wisuda sarjana S1 setelah jumlah Kartu Mahasiswa genap 18 buah.

#serialpakbei

Tidak ada komentar:

Posting Komentar